Kenalilah 8 Tanda Depresi Pada Remaja

Anda memiliki remaja yang tidur hingga siang dan menghabiskan sebagian hari nya di kamar ? mungkin Anda berpikir itu adalah keremajaan, tetapi lama kelamaan pasti Anda bertanya – tanya  : Apakah ia hanya menjadi remaja, ataukah ia menjadi depresi?

Tapi, bagaimana Anda tahu kapan harus khawatir-dan menentukan apakah anak Anda membutuhkan bantuan?

“Sangat normal bagi remaja untuk menjadi murung dan mudah tersinggung. Namun,  tidak semua remaja murung mengalami depresi,” kata Stephanie Dowd, Psy.D, psikolog klinis di  Anxiety and Mood Disorders Center di Child Mind Institute di New York City.

“Tapi, ada beberapa gejala tertentu yang bisa menjadi “bendera merah”.”

Berikut ini beberapa hal yang perlu Anda awasi :

  • Remaja lebih sering murung
    Standar umum yang dipakai adalah, remaja merasa sedih atau mudah marah atau keduanya, pada kebanyakan hari dalam seminggu. Banyak orang dewasa beranggapan, bahwa tanda remaja depresi adalah lesu atau kurang energi, dan memang itulah yang terjadi.
  • Remaja tak lagi tertarik pada hobinya
    Ia mulai malas memainkan alat musik atau berolah raga yang sering ia lakukan. Nama gejala seperti ini adalah anhedonia dan ini harusnya diwaspadai oleh orangtua.
  • Menarik diri dari orang lain
    Tak ada keinginan untuk bergaul dengan teman atau sahabat yang biasanya ia anggap lucu
  • Perasaannya mulai mengganggu aktivitas
    Kesedihan atau kemarahan yang remaja Anda rasakan mulai membuatnya malas bersekolah, malas berteman dan mungkin dia hanya mau mengurung diri di kamar.
  • Kebiasaan makan dan tidurnya berubah
    Dia akan menjadi banyak makan atau bahkan malas sekali untuk makan, tidur nya pun akan sulit di malam hari sehingga akan mengantuk pada siang harinya
  • Tidak nyaman dengan dirinya sendiri
    Dia merasa tidak berharga, tidak memiliki harapan dan merasa bersalah atas sesuatu yang bukan perbuatannya.
  • Terlibat dalam perilaku berisiko tinggi
    Misalnya seks bebas dan narkoba. Adalah wajar jika remaja mau coba-coba dalam segala hal, tapi jika ini diiringi perilaku tidak peduli pada hidup dan masa depannya, Anda harus waspada.
  • Mengungkapkan pikiran tentang menyakiti diri sendiri
    Ini adalah sinyal serius bahwa remaja Anda perlu pertolongan konsultan mental atau psikolog segera.

Apa yang harus Anda lakukan?

JIka anak menunjukkan tanda depresi, bicaralah baik-baik dengan mereka. Temukan cara dan situasi yang nyaman untuk bicara dan berusaha mengerti tanpa menghakimi. Bersikaplah suportif dan dengarkan baik-baik keluh kesahnya tanpa memotong pembicaraannya.

Jika cara ini tak berhasil, ajukan saran dengan hati-hati agar dia mau menemui terapis. JIka dia menolak, katakan bahwa situasi seperti yang dialaminya pasti sangat berat, dan Anda paham. Bahwa dia bisa pergi ke terapis bersama dengan Anda dan itu bukan hal yang memalukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *